Selasa, 04 Oktober 2011

ESSAY 2


Arti dari Sebuah Nama
Sering kita mendengar kata-kata “apalah arti dari sebuah nama?” tak penting orang itu bernama siapa yang penting adalah bagaimana perbuatan orang itu terhadap sesamanya. Pernyataan yang tak salah dan kalau dipikir logis memanglah benar adanya pernyataan itu. Kadang nama memang tak mencerminkan dan tak sesuai dengan penyandang nama itu sendiri. Namun coba bayangkan kalau tidak ada nama didunia ini. Kita akan sulit untuk berinteraksi dan bersosial. Sebenarnya juga nama sangat pentingdan bukan tanpa makna nama dari setiap manusia yang ada didunia ini.
Saya sendiri Woro Retno Kris Sejati pernah merasa heran mengapa orang tua saya memberi nama Woro yang sebenarnya itu adalah salah satu nama sungai yang ada didaerah tempat lahir saya. Ya, memang ada cerita dan kenangan bagi ayah dibalik nama saya yang satu ini. Tapi tidak bisakah dia mengingat tempat yang lebih indah untuk nama saya selain nama sungai yang pernah membuat dia jatuh? Pertanyaan itu selalu ada dalam otak saya ketika duduk dibangku SD dulu. Bahkan jika bisa, saya pasti sudah mengganti nama saya dengan nama yang menurut saya lebih bagus. Mengganti nama tentu saja terlintas dalam otak saat itu, karena saat itu teman-teman SD memang sering mengejek nama Woro. Namun ternyata ada makna mengapa ayah lebih memilih nama sungai. Dia menginginkan agar saya bisa melewati hidup dengan damai dan tenang seperti aliran sungai Woro.
Retno, itulah nama kedua didalam rangkaian nama saya. Sampai sekarangpun saya masih bingung apa arti dari kata kedua dalam nama saya ini. Rasanya malas mendengar nama saya Retno yang menurut saya pasaran. Disudut manapun saya berada selalu ada orang yang juga bernama Retno. Tapi ibu saya pernah bilang bahwa Retno dalam nama saya berarti kembang. Ya, saya lahir didaerah yang bernama Kembang. Mungkin ibu dan ayah saya ingin agar saya tetap mengingat dan mencintai daerah kelahiran saya sendiri.
Kris Sejati, inilah bagian terberat yang harus saya pikul dari nama saya. Sebagian orang pasti akan mengetahui apa agama saya dari rangkaian nama saya ini. Memang benar bahwa maksud orangtua saya memberi nama Kris adalah karena saya memang lahir dari keluarga Kristiani. Mereka memang berharap saya mengikuti langkah mereka untuk menjadi seorang Kristiani. Kenyataan harapan orangtua sampai saat ini memang tercapai saya mengikuti mereka mengikuti ajaran agama Kristiani. Tapi ternyata orangtua saya tidak hanya menginginkkan saya menjadi pengikut ajaran Kristen tapi mereka menginginkan saya untuk menjadi seorang Kristiani yang sejati. Maka mereka memberi nama Kris Sejati.
Sesuai atau tidak pribadi saya dengan nama yang saya sandang saat ini, itu masih jadi pertanyaan bagi saya. Menurut saya untuk nama Woro sudah sesuai, tapi untuk Retno Kris Sejati itu waktu yang akan yang menjawabnya. Jika ada kesempatan untuk mengganti nama, saya tidak akan mengganti nama saya. Saya ingin menjadi pribadi seperti makna dari nama saya dan saya harus membuktikan kepada orangtua bahwa saya bisa memenuhi harapan mereka yang sekarang juga menjadi visi saya yaitu menjadi seorang Kristiani yang sejati meskipun itu sangat berat.